Mengenal Falak


 Bismillaah,
Tuhan tunggal penguasa alam semesta
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Saw.

            Falak berarti orbit atau lintasan atau disebut juga dengan garis edar benda-benda langit dan bumi termasuk kategori benda langit. Dalam Al-Quran kata falak yang berarti orbit atau garis edar ini disebutkan dalam surah Yâsîn ayat 40 :

            لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Artinya :Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.(QS. sîn ayat 40)

            Semua Allah ciptakan dengan garis edarnya masing-masing dan tidak mungkin keluar dari garis edarnya itu kecuali Allah izinkan hal tersebut terjadi.
            Sebagai realisasi dari ayat tersebut lahirlah ilmu falak yang dikembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan Muslim sejak abad pertengahan, yang secara spesifik membahas kedudukan matahari, bulan dan bumi serta benda-benda langit lain yang terkait dengan perhitungan arah kiblat, awal waktu shalat dan awal bulan.
            Ilmu falak merupakan bagian dari ilmu astronomi. Ilmu falak adalah ilmu yang mempelajari lintasan benda-benda langit, terutama matahari, bulan dan bumi untuk mengetahui posisi dan kedudukan benda langit yang satu dengan benda langit lainnya.
            Salah satu tokoh ilmuwan Muslim yang  termasyhur dalam bidang ilmu falak adalah Al-Khawarizmi (770-840 M) yang hidup pada masa kekhalifahan bani Abbasiyah yakni al-Makmun, masa pemerintahan khalifah Harun ar-Rasyid dan putranya al-Makmun adalah masa keemasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan karena nalar diberi ruang yang luas pada waktu itu.
            Salah satu tokoh termasyhur di Indonesia adalah sang pembaharu yakni KH. Ahmad Dahlan, beliau meluruskan arah kiblat Masjid Agung Yogyakarta pada tahun 1897 M/1315 H. Pada saat itu masjid Agung dan masjid-masjid lainnya letaknya ke Barat lurus, tidak tepat menuju arah kiblat yang 24 derajat ke arah Barat Laut. Juga mendasarkan awal puasa dan Syawal dengan Hisab (perhitungan).
            Begitu kaya semesta keilmuan dalam Islam, salah satunya adalah ilmu falak. Apapun ilmu yang sedang kita pelajari sekarang akan menjadi ilmu yang bermanfaat apabila dipelajari dengan sungguh-sungguh dan diterapkan atau direalisasikan dalam kehidupan, baik masih pada tahap individu ataupun universal.
Wallahu’alaam bish-shawwab.

Facebook   : Ukmf Salam Ushuluddin
Instagram  : ukmf_salam
YouTube    : Fusa Ukmf Salam
Blog            : ukmfsalam.blogspot.com
-------------------------------------------------
-Fokuskan Mata Lensa Potret Jalan Dakwah-
-------------------------------------------------
#Medkominfo_Salam_2019
#Ukmf_Salam
#TIDMDD
#SHBN


(Rujukan : Buku Ilmu Falak, karya Drs. A. Jamil




Comments

Popular posts from this blog

Motivasi Membaca

Kisah Fiksi Islami Tanpa Basa-Basi